partisipasimasyarakat dalam mempertahankan budaya gotong royong di desa serakapi untuk meningkatkan pembangunan (studi kasus desa serakapi kecamatan woja kabupaten dompu) diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana strata satu (s-1) oleh: indra 216130017 program studi ilmu pemerintahan fakultas ilmu sosial dan ilmu politik Kepaladesa diangkat oleh bupati a/n gubernur. Masa jabatan 8 tahun, maksimal 2 periode. Kepala desa menjalankan hak, wewenang dan kewajiban mengurus rumah tangga sendiri dalam arti menyelenggarakan dan penanggung jawab utama. Kepala desa bukan pegawai negeri dan pegawai negeri dapat diangkat sebagai kepala desa. Kelurahan: 1. merekrutmasyarakat luar dibanding dengan masyarakat lokal itu sendiri. Di sisi lain, pengembangan desa wisata juga tidak didukung dengan proses pemberdayaan masyarakat, sehi ngga masyarakat tidak GorongRoyong sudah menjadi tradisi masyarakat berbagai suku di Indonesia. Di Toraja dikenal dengan Rambu Solo, Morakka'bola di Sulawesi Selatan, Maslalapari di Mandailing dan Sinomam di Jawa. Bagi masyarakat Minang gorong royong dikenal dengan "Manunggal Sakato", atau sesuai dengan keperluan, seperti gotong royong "Batagak Rumah, Memberihkan Dahulumasyarakat cenderung bekerja sama dan menggunakan asas gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan. Namun, lambat laun masyarakat mulai meninggalkan asas gotong royong dan melakukan aktivitas sesuai dengan spesialisasi pekerjaannya. Sehingga masyarakat tidak lagi melakukan gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan tetapi A Kompetensi Inti : 1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya. 2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan. sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya. Kegiatangotong royong tersebut dilakuan oleh masyarakat desa dengan antusiasmeyang tinggi dan dengan sukarela atau tanpa adanya suatu paksaan. Hal tersebut bisa terjadi karena masyarakat desa beranggapan bahwa tetanga bukan hanya saja orang yang tinggal disekitarnya, tetapi juga merupakan saudaranya, walaupun tidak ada ikatan darah diantara Dengandemikian upacara ini berfungsi sosial bagi komunitas yang bersangkutan. Hal ini mengandung makna kebersamaan serta gotong royong yang selalu dibina dalam kehidupan bermasyarakat, serta dalam komunitas masyarakat lain tidak akan terjadi berbagai konflik secara internal. Di samping memiliki fungsi kelompok sosial juga DuYPPLm.